Rabu, 18 September 2013

Pelajaran yang Didapat dari Film-film Komedi Romantis


Seperti jutaan perempuan lainnya di dunia ini, saya menyukai film komedi romantis. Iya, film dengan plot yang sangat cheesy dan standar: cewek ketemu cowok, saling suka, ada masalah, berantem dan terus pisah—eh tapi kemudian sadar kalau mereka melakukan kesalahan, lalu memutuskan untuk balik lagi. Mau dimodifikasi kayak apa pun, kurang lebih sih jalan ceritanya begitu-begitu aja.

Namun meski film jenis ini (biasanya) nggak menyuguhkan sesuatu yang baru atau pengalaman menonton yang mengejutkan, saya merasa pasti ada sesuatu yang bisa diambil dari jalan cerita yang standard tersebut. Ini beberapa di antaranya.

1. Cinta yang selama ini dicari, mungkin saja sebenarnya ada tepat di hadapan kita
Dari film: The Ugly Truth

Ada berapa banyak film komedi romantis bercerita tentang pemeran utama yang (merasa) jatuh cinta dengan seseorang YANG SALAH? Padahal kita, sebagai penonton, bisa melihat kalau sebenarnya orang yang tepat untuk dia jelas-jelas ada di situ. Misalnya sahabat,  teman kantor, teman sekelas yang nggak berani menyapa—atau dalam The Ugly Truth, Mike (Gerard Butler), si cowok playboy menyebalkan yang diminta oleh Abby (Katherine Heigl) untuk membantu mendapatkan cowok idamannya,. Gemes nggak sih? Kapan mereka akan sadar bahwa mereka nggak perlu mencari cinta terlalu jauh? Eh tapi, jangan-jangan kita juga begitu. Siapa tahu orang yang kita masukkan ke dalam kategori ‘friendzone’ justru orang yang paling tepat untuk kita

2. Kadang kita menemukan cinta saat kita nggak mencarinya
Dari film: How to Lose a Guy in 10 Days 



Sebenernya ada dua cerita utama film ini, Ben (Matthew McConaughey) yang taruhan dengan teman-temannya bahwa dia bisa membuat Andy (Kate Hudson) jatuh cinta dalam kurun waktu yang pendek, sementara Andy punya misi lain: putus dari cowok dalam jangka waktu 10 hari (tentunya yang mutusin si cowoknya ya). Tapi kondisinya adalah, keduanya sama-sama sedang nggak mencari pasangan dan nggak ingin jatuh cinta. Tapi kalau cupid sudah menancapkan panahnya—kadang kita bisa apa?

3. Jangan mengorbankan hubungan asmara kita untuk karir, dan sebaliknya
Dari film: The Devil Wears Prada



Gara-gara pekerjaan barunya (melayani Meryl Streep yang terlihat menyebalkan banget di sini), Andy (Anne Hathaway) hampir mengorbankan hubungannya dengan Nate (Adrian Grenier). Untungnya, sih, Andy sadar betapa berharganya si Nate—dan akhirnya berusaha untuk menyeimbangkan urusan pekerjaan dan asmara. Kalau Andy sih kelihatannya berhasil (walaupun nggak tahu bagaimana ceritanya setelah film berakhir)—tapi kita? Pasti susah, tapi mari berusaha sekuat tenaga untuk membuatnya berhasil.

4. Cinta bisa kok, ditemukan online
Dari film: You’ve Got Mail



Film ini dibuat tahun 1998. LIMA BELAS TAHUN YANG LALU!! Saya yakin, saat itu penggunaan internet nggak seperti sekarang yang udah banyak dan mobile. Jadi, kalau saat itu Kathleen Kelly (Meg Ryan) dan Joe Fox (Tom Hanks) bisa saling menemukan satu sama lain melalui internet, kenapa kita nggak? Paling gampang sih, ada Facebook, Twitter, dan media sosial lain yang bisa menjadi mediumnya. Tapi, jangan lupa untuk tetap berhati-hati dan menggunakan logika. Mencari cinta nggak ada salahnya, tapi keamanan diri sendiri tetap paling penting.

5. Hidup (dan juga cinta) mungkin nggak sesuai dengan yang kita rencanakan. Tapi siapa tahu ternyata lebih baik.
Dari film:  While You Were Sleeping 



Lucy (Sandra Bullock) berpikir kalau dia jatuh cinta kepada Peter (Peter Gallagher)—tapi lalu dia bertemu dan justru menyukai adik Peter, Jack (Bill Pullman—masih muda dan ganteeeeng banget). Jadi, walaupun kita sudah membuat rencana detail tentang hidup kita, nggak usah terlalu memaksakan bahwa segala sesuatunya harus tepat seperti itu. Nggak akan berhasil. Membuat rencana boleh saja, tapi menjalani hidup dan kisah cinta yang kita punya dengan sepenuh hati (bukan mengeluh ‘kenapa nggak begini, kenapa nggak begitu’) pasti akan membuat dunia kita lebih menyenangkan.

6. Tahu kapan saatnya melepaskan
Dari film: My Best Friend’s Wedding



Iya, nggak apa-apa jatuh cinta dengan sahabat sendiri. Tapi kita juga harus sadar, kapan saatnya untuk melepaskan—ketika dia jatuh cinta kepada orang lain, misalnya. Julianne (Julia Roberts) berusaha untuk merebut sahabatnya, Michael (Dermot Mulroney) yang sudah mau menikah. Yah, ini kan nunjukkin betapa kita sangat egois, hanya memikirkan diri sendiri dan nggak memikirkan perasaan orang yang kita cintai. Apa iya itu bisa dibilang cinta?

7. Kalau memang jodoh, nggak akan ke mana
Dari film: Serendipity



Ini salah satu film favorit saya sepanjang masa. Takdir mempertemukan Sara Thomas (Kate Beckinsale) dan Jonathan Trager (John Cusack) di awal film, dan sepanjang film kita disuguhi pencarian Sara dan Jonathan akan satu sama lain. Sebenarnya mereka berdua telah bertunangan dengan orang yang berbeda dan bahkan nggak tahu nama belakang masing-masing—tapi akhirnya takdir pula yang mempertemukan mereka kembali pada saat mereka merasa nggak akan bertemu lagi satu sama lain. Jadi memang di mana-mana sama: kalau jodoh, nggak akan kemana.

8. Bahagia itu dimulai dari DIRI SENDIRI
Dari film: Bridget Jones’ Diary (dan sekuelnya)



Satu tema umum dalam film komedi romantis adalah ketika si karakter utama (iyaaa, biasanya perempuan) menyadari bahwa untuk bisa bahagia dalam hubungan percintaan, mereka harus merasa bahagia dengan hidupnya—dengan dirinya sendiri. Bagaimana kita bisa membuat orang lain bahagia, kalau kita sendiri nggak bahagia? Memang sih, di film ini ada cinta segitiga antara Bridget Jones (Renee Zellweger) dengan Daniel Cleaver (Hugh Grant) dan Mark Darcy (Colin Firth), tapiiii...sesungguhnya dua film ini bercerita tentang perjalanan Bridget Jones untuk mencintai dirinya dan nyaman dengan dirinya sendiri, sampai akhirnya memiliki kepercayaan diri yang membuat ia jadi lebih menarik di mata orang lain.

Kamis, 07 Februari 2013

Lima Film Animasi Di Tahun 2013


Meski tidak semeriah tahun lalu, tahun 2013 masih menyimpan banyak film animasi yang asyik disimak. Dari berbagai film animasi tersebut, ada beberapa judul yang sepertinya lebih menarik perhatian daripada yang lain. Kisah asli, prekuel, maupun sekuel? Semua ada di sini tahun ini. Berikut adalah lima film animasi wajib tonton dari lima studio animasi terkemuka Hollywood:

1. The Croods
"The Croods"Keluarga Crood — sang ayah, Grug (Nicolas Cage), sang ibu, Ugga (Katherine Keener), sang nenek, Gran (Cloris Leachman), anak laki-lakinya, Thunk (Clark Duke), anak perempuannya, Eep (Emma Stone), serta adik perempuannya yang masih bayi — terpaksa pindah ke tempat baru karena gua tempat tinggal mereka hancur.

Saat mengalami perjalanan di tengah rimba liar yang fantastis demi mencari rumah baru, keluarga manusia purba ini bertemu dengan seorang laki-laki penyendiri bernama Guy (Ryan Reynolds) yang berasal dari spesies yang sudah lebih berkembang dari mereka.

Film “The Croods” dikembangkan selama 9 tahun sebelum akhirnya selesai dan diputar tahun ini. Bila sosok manusia gua dalam film animasi umumnya berbadan gempal dan membawa tongkat besar, dalam film ini Kirk De Micco dan Chris Sanders menghadirkan bentuk fisik yang lebih beragam dan lebih berat ke sisi fungsionalnya.

Contohnya, Eep yang atletis dan jago berayun di pohon serta memanjat tebing punya tubuh yang lebih berotot dan mirip pesenam. Sementara itu, Guy yang lebih mengandalkan otak serta alat-alat purba yang dipakainya memiliki tubuh lebih langsing.

Sutradara: Kirk De Micco, Chris Sanders
Penulis Naskah: Chris Sanders, Kirk De Micco
Pengisi Suara: Nicolas Cage (Grug), Ryan Reynolds (Guy), Emma Stone (Eep), Catherine Keener (Ugga), Clark Duke (Thunk), Cloris Leachman (Gran)
Produksi: DreamWorks Animation

2. Epic
"Epic" (Dok. Blue Sky Studios/20th Century Fox Film)
“Epic” adalah film animasi yang diadaptasi dari buku berjudul “The Leaf Men and the Brave Good Bugs” karya William Joyce. Film ini bercerita tentang seorang gadis remaja bernama Mary Katherine (Amanda Seyfried) yang tersesat di hutan setelah tubuhnya menyusut menjadi sangat kecil.

Mary Katherine kemudian bertemu dengan sekumpulan prajurit kecil yang disebut Leaf Men. Para Leaf Men ini merupakan makhluk yang dipanggil untuk melindungi hutan tersebut dari ancaman makhluk jahat. Mau tak mau, Mary Katherine pun terlibat dalam pertempuran antara kedua pihak sambil berusaha mencari tahu bagaimana caranya bisa kembali ke ukuran aslinya dan pulang ke rumah.

Ini adalah film kedua Blue Sky Studios yang diangkat dari buku karya William Joyce setelah “Robots” (2005). Unsur-unsur kisah dalam “Epic” sebenarnya banyak yang sudah diangkat dalam film anak-anak sebelumnya. Dari segi kualitas, film-film animasi Blue Sky Studios juga tak selalu menonjol — meski pendapatan film-film yang dihasilkan studio ini selalu bagus. “Epic” mungkin akan jadi salah satu film laris di bulan Mei nanti.

Sutradara: Chris Wedge
Penulis Naskah: Tom J. Astle, Matt Ember, James V. Hart, William Joyce, dan Daniel Shere
Pengisi Suara: Jason Sudeikis (Bomba), Steven Tyler (Nim Galuu), Pitbull (Bufo), Beyoncé Knowles (Queen Tara), Judah Friedlander (Larry), Aziz Ansari (Mub), Blake Anderson (Dagda), Amanda Seyfried (Mary Katherine)
Produksi: Blue Sky Studios, Twentieth Century Fox Animation

3. Monsters University
"Monsters University" (Dok. Disney)
Meski bersahabat di film “Monsters, Inc.” (2001), sewaktu kuliah ternyata Mike Wazowski (Billy Crystal) dan James P. “Sulley” Sullivan (John Goodman) tidak saling menyukai. Bagaimana ceritanya sampai dua monster ini akhirnya bisa saling memahami dan jadi teman baik? Jawabannya dapat Anda temukan di film prekuelnya, “Monsters University”.

Tentunya, tak semua monster langsung tahu bagaimana caranya menakut-nakuti anak-anak dengan efektif. Jadi, di film ini kita dapat melihat bagaimana mereka mempelajari tugasnya sebelum lulus kuliah dan bekerja di Monsters, Inc.

Selain itu, bila sebelumnya Pixar bereksperimen dengan genre fiksi ilmiah dalam “WALL-E” (2008), pahlawan dengan “The Incredibles” (2004), dan dongeng dengan “Brave” (2012), kali ini kita dapat melihat mereka mengolah genre komedi remaja dalam film ini. “Monsters University” menghadirkan pesta, segala jenis keisengan mahasiswa, dan karakter stereotipikal. Tapi, apakah Pixar akan kembali mendulang sukses atau lagi-lagi tampil mengecewakan?

Sutradara: Dan Scanlon
Pengisi Suara: Billy Crystal (Mike Wazowski), John Goodman (Sulley), Steve Buscemi (Randall Boggs), Joel Murray (Don Carlson), Jeff Pidgeon (Bile), Julia Sweeney, Dave Foley, Peter Sohn
Produksi: Pixar Animation Studios, Walt Disney Pictures

4. Despicable Me 2
"Despicable Me 2" (Dok. Universal Pictures)
Siapa yang menyangka bahwa “Despicable Me” (2010) yang diisi suaranya oleh komedian-komedian terkenal justru berhasil melontarkan karakter favorit yang tak diduga? Bukan Gru, bukan pula Vector, juga bukan pula Dr. Nefario. Makhluk-makhluk imut berwarna kuning asisten Gru yang dinamakan minion justru menjadi daya tarik utama “Despicable Me”.

Tak heran, dalam sekuelnya, “Despicable Me 2”, para minion ini akan mendapatkan porsi yang lebih besar dalam ceritanya. Sampai saat ini Illumination Entertainment memang belum merilis sinopsis resmi filmnya. Tetapi, dari cuplikan yang pernah dirilis tahun lalu, kehadiran para minion akan lebih dikedepankan. Selain itu, akan ada karakter baru yang diisi suaranya oleh Al Pacino. Apakah ia akan jadi karakter jahat atau baik? Kita tunggu saja bulan Juli.

Sutradara: Pierre Coffin, Chris Renaud
Penulis Naskah: Ken Daurio, Cinco Paul
Pengisi Suara: Steve Carell (Gru), Kristen Wiig (Miss Hattie), Miranda Cosgrove (Margo), Elsie Kate Fisher (Agnes), Dana Gaier (Edith), Russell Brand (Dr. Nefario), Moises Arias (Antonio)
Produksi: Illumination Entertainment

5. Cloudy 2: Revenge of the Leftovers
"Cloudy 2: Revenge of the Leftovers"
“Cloudy with A Chance of Meatballs” (2009) punya kisah yang menarik dan humor yang unik. Meski tak menghasilkan keuntungan luar biasa besar, film ini tetap merupakan salah satu animasi paling menghibur di tahun 2009.

Dalam sekuelnya, Flint Lockwood (Bill Hader) mengetahui bahwa mesin yang dahulu diciptakannya ternyata masih bekerja. Tetapi, bukannya menghasilkan makanan, mutasi yang terjadi membuat mesin ini menghasilkan makhluk hibrida antara makanan dan hewan.

Meski film yang diadaptasi dari buku anak-anak karya Judy Barrett ini tak mengikuti cerita dalam kisah aslinya, dalam film pertama, “Cloudy with A Chance of Meatballs” memang sama-sama bercerita tentang badai makanan yang menyerang sebuah kota. Jadi, bila sekuelnya masih mengikuti tema yang ada dalam buku, kita akan melihat bagaimana Flint dan kawan-kawan mencoba mengubah kota Swallow Falls yang kini adalah rimba berisi makhluk mutan menjadi sebuah tempat tinggal kembali.

Sutradara: Cody Cameron, Kris Pearn
Penulis Naskah: John Francis Daley, Jonathan M. Goldstein
Pengisi Suara: Bill Hader (Flint Lockwood), Anna Faris (Sam Sparks), Neil Patrick Harris (Steve), Andy Samberg (Brent), Terry Crews (Earl), James Caan (Tim Lockwood), Kristen Schaal (Barb), Will Forte (Chester V), Benjamin Bratt (Manny)
Produksi: Columbia Pictures, Sony Pictures Animation, Sony Pictures Imageworks

Senin, 14 Januari 2013

25 Film Paling Dinanti-nanti di 2013

25 Film Paling Dinanti-nanti di 2013





25. The Host (29 Maret)
Dengan berakhirnya Twilight saga, para penggemar sedang berusaha mencari film penggantinya. Sama-sama diadaptasi dari novel Stephenie Meyer, “The Host” tidak bercerita tentang vampir melainkan alien yang menyerang planet dengan mengambil alih tubuh manusia. Namun seorang gadis, Melanie (diperankan oleh nomine Oscar, Saoirse Ronan), mampu hidup berdampingan dengan kehadiran aliennya, dan tentu saja, terlibat dalam cinta segitiga (atau malah segiempat?).



24. Evil Dead (12 April)
Film klasik horor yang dibuat ulang adalah hal yang biasa, namun pada tahun ini, sebenarnya ada beberapa film yang terlihat menarik. Cerita karya Steven King, “Carrie”, akan diperbarui bulan Maret dan akan dibintangi Chloe Grace Moretz dan Julianne Moore. Tapi yang paling menarik adalah terobosan baru film Sam Raimi, “Evil Dead”. Karena Sam beserta kedua rekannya, Rob Tapert dan Bruce Campbell, memproduksi pengulangan film dengan naskah dari peraih Oscar Diablo Cody.

23. After Earth (7 Juni)
Ramalan kiamat suku Maya memang tidak terbukti, namun prospek planet masih tidak terlihat cukup baik karena masih ada film yang mengangkat kisah seperti itu. Tom Cruise akan berada di sebuah wilayah yang terpencil pada April dalam filmnya yang berjudul “Oblivion”, namun yang paling kami tunggu adalah tentang Will dan Jaden Smith dalam film “After Earth”. Mereka berperan sebagai ayah dan anak yang berada di sebuah daratan 1.000 tahun setelah manusia melarikan diri. Cuplikannya sih tampak cukup mengesankan, namun penulis sekaligus sutradara M. Night Shyamalan harus berjuang keras untuk membuktikan kemampuannya setelah film “The Last Airbender” yang payah.


22. G.I. Joe: Retaliation (29 Maret)
Film yang satu ini bisa saja masuk dalam daftar film yang paling dinantikan pada 2012 (awalnya film tersebut dijadwalkan dirilis pada musim panas lalu, tapi ditunda). Namun dengan Dwayne “The Rock” Johnson memimpin tim, Bruce Willis sebagai Joe yang sebenarnya, dan para ninja yang berkelahi di sisi gunung, semua ditayangkan dalam format 3D, apa yang kurang menarik?
Dan kabarnya mereka mengambil gambar ulang untuk peran yang lebih besar Channing Tatum, jadi mungkin dia bisa membawa beberapa keajaiban untuk film yang satu ini.


21. The Hangover Part III (24 Mei)
“The Hangover Part II” pada 2011 sukses besar, namun perjalanan Wolfpack ke Thailand terasa sedikit membosankan. Sutradara Todd Phillips menjanjikan bahwa film ketiga dan terakhir itu akan memberikan kejutan dari kekurangan sekuel sebelumnya. Dan dengan kembalinya semua pemain — seperti Ed Helms, Bradley Cooper, Zach Galafianakis, Ken Jeong, Heather Graham, dan ya, Mike Tyson — semoga trilogi tersebut akan berakhir dengan kejutan yang akan selalu kita ingat.


20. World War Z (21 Juni)

Saat ini zombie ada di mana-mana, baik di TV maupun di bioskop. Namun tampaknya film “World War Z” bisa membuat film zombie lain terlihat biasa. Brad Pitt berperan sebagai pria yang cinta keluarga yang diminta untuk ikut dalam pertempuran global melawan sekumpulan mayat hidup yang berjalan, atau dalam hal ini mayat hidup yang berlari. Skala seluruh dunianya tampak begitu menarik, meskipun film terakhir sutradara Marc Foster yang berbiaya besar, “Quantum of Solace”, kurang menarik.


19. A Good Day To Die Hard (14 Februari)
Setelah “The Expendables 2”, kita akan melihat banyak bintang era '80-an kembali beraksi pada 2013. Ada Arnold Schwarzenegger dalam filmnya yang berjudul “The Last Stand”, Stallone dalam “Bullet to the Head”, juga keduanya dalam film “The Tomb”. Dan 25 tahun setelah “Die Hard” pertama membuatnya menjadi seorang bintang, Bruce Willis kembali sebagai John McClane untuk kelima kalinya. Setelah keberhasilannya tahun lalu dengan film yang berjudul “Moonrise Kingdom” dan “Looper”, Bruce kembali beraksi, kali ini di Rusia dengan anaknya yang merupakan seorang agen CIA (Jai Courtney dari acara TV “Spartacus”).



18. Beautiful Creatures (13 Februari)
Jelas ada pasar untuk adaptasi film dari novel dewasa yang menceritakan tentang hal-hal supernatural. Ada beberapa film yang akan tayang pada 2013, mulai dari cerita tentang zombie(“Warm Bodies”) hingga setan (“The Mortal Instruments: City of Bones”) hingga dewa-dewa Yunani (“Percy Jackson: Sea of Monsters”). Salah satu yang menonjol adalah “Beautiful Creatures”. Film tersebut bercerita tentang seorang gadis di sebuah kota kecil di Selatan yang ditakdirkan untuk memiliki sihir yang baik atau jahat, dan seorang anak lelaki yang berhasil memikat hatinya. Film tersebut memiliki kisah romansa yang menarik, bersama dengan pemenang Oscar Emma Thompson, Jeremy Irons dan Viola Davis.



17. White House Down (28 Juni)
Channing Tatum menguasai 2013, dengan komedi (“21 Jump Street”), asmara (“The Vow”) dan drama (“Magic Mike”) yang sukses. Pada 2013 dia kembali membuat ketegangan dengan sebuah thriller psikologis (“Side Effect”), sekuel dengan biaya produksi tinggi (seperti yang disebutkan di atas “GI Joe”), dan film ini sangat menegangkan. Di dalamnya, Channing berperan sebagai seorang polisi yang terjebak ketika sekelompok teroris menyerang Gedung Putih. Dia berusaha untuk melindungi Presiden yang diperankan oleh Jamie Foxx. Film ini dibuat oleh sutradara film “Independence Day”, Roland Emmerich, dan Anda sudah tahu bahwa dia memiliki beberapa pengalaman ketika menyangkut meledakkan Gedung Putih.

16. The Wolverine (26 Juli)
Tentu, sangat menarik melihat Hugh Jackman menyanyikan lagu di film “Les Miserables”. Tapi kami paling suka ketika cakarnya keluar. Jadi kita siap untuk melihat dia kembali lagi sebagai Logan, alias Wolverine. Film Hugh yang kelima ini menampilkan dirinya sebagai mutan Marvel yang berotot, dan membawanya ke Jepang dalam sebuah cerita yang terinspirasi oleh salah satu edisi klasik terlaris dari serial komik tersebut.

15. Oz The Great and Powerful (8 Maret)
Lebih dari 70 tahun setelah pertama kali Dorothy masuk ke dunia Oz yang indah, prekuel dengan anggaran yang besar dan banyak efek ini, akan berkisah tentang siapa Wizard dan bagaimana dia bisa menjadi keras kepala. James Franco berperan sebagai Oscar Diggs, seorang penyihir sewaan murah dari Kansas yang balon udaranya terbawa ke wilayah yang penuh warna di kota dengan jalan bata kuning dan zamrud. Di sana ia disihir oleh tiga penyihir, diperankan oleh Michelle Williams, Mila Kunis dan Rachel Weisz. Sutradara Sam Raimi (yang juga menyutradarai trilogi “Spider-Man”) membawa cerita yang belum pernah diangkat sebelumnya ke layar 3D.



14. The Heat (5 April)
Setelah dinominasikan dalam Academy Award lewat filmnya yang berjudul “Bridesmaids”, Melissa McCarthy telah menjadi aktris yang paling diincar di Hollywood, sehingga dia punya dua peran untuk dibintangi pada tahun ini. Pertama dia dipasangkan dengan Jason Bateman pada Februari dalam film “Identity Thief”, dan cuplikan tersebut tampaknya sangat lucu. Tapi kemudian pada April dia menjadi seorang polisi yang bermain dengan aturan sendiri, yang akan bermitra dengan agen FBI yang serius (Sandra Bullock). “The Heat” merupakan komedi polisi yang dipimpin wanita, film itu pasti akan sangat lucu.



13. Elysium (9 Agustus)
Debut sutradara Neill Blomkamp pada 2009 lewat “District 9” merupakan film berbiaya rendah, tanpa bintang terkenal, dan cerita yang diambil dari politik negara asalnya, Afrika Selatan. Film itu masih menjadi salah satu film fiksi ilmiah yang paling menarik dan inovatif pada dekade ini. Sekarang Neil berkarya lagi dengan anggaran yang lebih besar, bintang-bintang besar, dan cerita yang begitu mengena. Di masa depan, "orang kaya" hidup di sebuah stasiun ruang angkasa berteknologi tinggi yang disebut Elysium, sementara "si miskin" terjebak di reruntuhan bumi. Seorang pria biasa (Matt Damon) menerima sebuah misi hidup-atau-mati untuk bisa naik ke stasiun luar angkasa tersebut.


12. The Lone Ranger (31 Mei)
Produser, sutradara, penulis, dan bintang “Pirates of the Caribbean” sudah tidak beraksi lagi di laut dan pindah ke Wild West. Johnny Depp berperan sebagai Tonto seorang penduduk asli Amerika yang menemukan Texas Ranger yang sedang cedera yang bernama John Reid (diperankan oleh Armie Hammer). Tonto merawat Reid, memberinya topeng hitam, dan bersama-sama pergi untuk membantu mereka yang membutuhkan. Upaya terakhir untuk membawa koboi tersebut ke layar lebar adalah dalam film garapan 1981-an yang berjudul “The Legend of Lone Ranger”, dan sayangnya film itu gagal, tapi mudah-mudahan para pemain "Pirates" bisa mengulang campuran antara aksi dan dan lelucon ciri khas mereka dalam film ini.


11. The Great Gatsby (10 Mei)
Novel abadi F. Scott Fitzgerald telah diadaptasi ke layar lebar sebanyak empat kali sebelumnya, tapi hanya ada seseorang yang bisa menangkap gaya, kelebihan, dan patah hati dari cerita itu. Dia adalah sutradara “Moulin Rouge” Baz Lurhmann. Leonardo DiCaprio yang sempurna berperan sebagai Gatsby tampan, periang, dan penipu, dan Carey Mulligan memiliki kombinasi yang tepat dari pesona dan kerapuhan untuk peran sebagai Daisy Buchannan. Dan film tersebut seluruhnya disajikan dalam format 3D. Film ini bukanlah film yang ringan — jadi bersiaplah agak sedikit mengernyitkan dahi.

10. The World’s End (25 Oktober)
Siapa bilang akhir dari dunia tidak bisa lucu? Sebenarnya ada lebih dari satu komedi yang menceritakan tentang akhir dunia tahun ini, dimulai dengan film pada Juni yang berjudul “This Is the End” yang menampilkan Seth Rogen (yang juga menulis dan menyutradarai), Jonah Hill, James Franco, dan banyak dari teman-teman mereka berperan sebagai dirinya sendiri saat dunia hancur. Kami sangat tidak sabar menantikan film “The World’s End”, yang merupakan film kolaborasi ketiga dari Simon Pegg dan sutradara Edgar Wright (mereka membuat komedi klasik modern “Shaun of the Dead” dan “Hot Fuzz”). Film ini menceritakan sekelompok orang yang mencoba merangkak ke sebuah kafe saat Bumi menjelang kehancuran.


9. Monster’s University (21 Juni)

Dua sekuel “Toy Story” bisa dibilang lebih baik daripada masing-masing film terakhirnya, tapi “Cars 2” terasa datar bagi para penggemar animasi. Sekarang, para ahli animasi di Pixar sedang berusaha membuat prekuel pertama mereka, dengan menyajikan latar waktu satu dekade sebelum “Monsters, Inc”. John Goodman dan Billy Crystal kembali menyuarakan Sully dan Mike dalam kisah bagaimana keduanya bertemu sebagai mahasiswa baru di perguruan tinggi. Dimulai saat keduanya masih saling bersaing hingga akhirnya menjadi sahabat baik melalui petualangan mereka di perguruan tinggi.


8. The Hobbit: The Desolation of Smaug (13 Desember)

Ya, “The Hobbit: An Unexpected Journey” masih diputar di bioskop, tapi sedikit bocoran, naga yang terbangun di akhir membuat kita siap melanjutkan perjalanan ke tengah bumi dengan Bilbo Baggins dan sahabat kurcacinya. Film berikutnya menjanjikan karakter baru, seperti Luke Evans sebagai Bard the Bowman dan Evangeline Lilly sebagai elf Tauriel (karakter yang tidak ada dalam novel asli Tolkien). Tapi kita juga akan melihat kembalinya beberapa favorit lama, termasuk Orlando Bloom sebagai Legolas.


7. Anchorman: The Legend Continues (20 Desember)
Burung gagak raksasa Odin! Apakah itu benar-benar ada? Apakah penyiar berita Ron Burgundy benar-benar kembali? Percayalah, warga San Diego (dan planet bumi). Will Ferrell akan mengenakan poliester lagi, dan dia membawa seluruh tim berita, Paul Rudd, Steve Carell, dan David Koechner bersamanya. Kita tidak tahu banyak tentang ceritanya, namun produser Judd Apatow mengatakan ketika membaca naskahnya (sekali lagi ditulis oleh Will Ferrell dan sutradara Adam McKay) mereka hanya bisa menertawainya, sehingga tidak mampu menjelaskannya. Namun satu yang pasti, film itu akan tetap berkelas.


6. Fast & Furious Six (24 Mei)
Apa yang terjadi dalam film keenam Fast and Furious? Siapa yang tahu, dan siapa yang peduli? Yakinlah, Vin Diesel, Paul Walker, Dwayne Johnson, Tyrese Gibson, dan Ludacris kembali bersama-sama, dan mobil mereka akan melaju dengan sangat cepat dan kemudian terlibat dalam kecelakaan yang spektakuler dalam film tersebut. Meski mereka mengambil lokasi di Inggris kali ini, mereka akan mengemudi sembarangan di sisi lain jalan. Dan mantan bintang MMA, Gina Carano, bergabung untuk memastikan bahwa bukan hanya pria yang bisa bersenang-senang di film itu. Tak lupa, ada aktor Indonesia juga yang main film ini, Joe Taslim.


5. Pacific Rim (12 Juli)
Robot raksasa melawan monster raksasa. Apa lagi yang perlu Anda ketahui? Ketika sebuah portal ke dunia lain terbuka jauh di dalam laut, portal itu membebaskan makhluk raksasa yang dapat menginjak rata manusia. Sehingga untuk melawannya, kita membangun prajurit mekanik besar yang diawaki oleh pilot berpengalaman. Film ini muncul dari ide sutradara Guillermo del Toro (“Hellboy”,”Pan’s Labyrinth”), yang dikemas dengan adegan menarik. Dan jika Anda membutuhkan alasan lain untuk bersemangat, kami ingin mengingatkan bahwa film itu menceritakan robot raksasa yang melawan monster raksasa!??!?!


4. Man of Steel (14 Juni)
Christopher Nolan membuat akhir trilogi Batman pada 2012, dan sekarang dia membantu membawa pahlawan lainnya dari DC Comics ke layar lebar. Nolan menulis dan memproduksi film baru yang mengangkat kisah Superman ini dengan sutradara oleh Zack Snyder (“300’ dan ‘Watchmen’). Henry Cavill tentu tampil sebagai keturunan terakhir dari Krypton, dan dia didukung oleh pemain lainnya seperti: Amy Adams sebagai Lois Lane, Russell Crowe sebagai Jor-El, Kevin Costner sebagai Jonathan Kent, dan Michael Shannon sebagai General Zod yang jahat. Segala sesuatu yang kita lihat sejauh ini membuat “Man of Steel” terlihat seperti film yang serius dan segar.



3. Star Trek Into Darkness (17 Mei)

Film “Star Trek” garapan J. J. Abrams 2009 entah bagaimana berhasil menyenangkan penggemar setia dan juga pemirsa yang belum pernah melihat episode serial aslinya. Untuk perjalanan kedua mereka, Abrams telah mengumpulkan kembali kru bintang dan menambahkan penjahat yang lebih berbahaya dan menarik, dimainkan oleh bintang “Sherlock” Benedict Cumberbatch. Cuplikan dari adegan pertama yang yang ditayangkan di IMAX mengungkapkan bahwa perjalanan kali ini menjadi menyenangkan, intens, dan seru seperti yang terakhir.

2. The Hunger Games: Catching Fire (22 November)

Harapan tinggi pada musim semi lalu untuk film adaptasi pertama dari serial laris Suzanne Collins, dan “The Hunger Games” melebihi semua harapan itu. Film tersebut menjadi film terlaris tertinggi ketiga tahun ini, melampaui “Breaking Dawn - Part 2” dan “Skyfall”. Jadi harapan film kedua akan lebih tinggi. Film ini akan ditayangkan di bioskop tepat sebelum Thanksgiving (waktu yang sama dengan penayangan Twilight). Jennifer Lawrence, Josh Hutcherson, Liam Hemsworth, dan pemeran lainnya (yang selamat dari film terakhir) semua akan kembali, dan studio ini rupanya begitu senang dengan pekerjaan baru sutradara Frances Lawrence sehingga memintanya untuk membuat dua film yang terakhir (buku terakhir, “Mockingjay”, akan dibagi menjadi dua bagian).


1. Iron Man 3 (3 Mei)




“The Avengers” adalah film terbesar pada 2012, menjadi film terlaris tertinggi ketiga dalam sejarah. Dan saat film tersebut tamat, kita tidak ingin beranjak dari bangku bioskop. Thor akan datang kembali ke layar lebar pada November dalam “The Dark World”, tapi kami benar-benar tidak sabar untuk melihat Robert Downey Jr. kembali memakai baju Invicible Iron Man. Ditulis dan disutradarai oleh Shane Black, film ketiga ini benar-benar harus memberikan cerita yang menarik untuk melampaui kesuksesan “The Avengers”. Dengan kehadiran sejumlah penjahat yang baru, termasuk Ben Kingsley sebagai The Mandarin, “Iron Man 3” tampaknya merupakan film yang tidak bisa dilewatkan pada 2013.

semoga bermanfaat kawan ..... hehehe